Monday, October 03, 2005

oh tidak..tidak!!!!!!

waktu daun itu jatuh, kita sedang melihat ke bawah...
kau berkata, "ini ada buah asem,"
lalu beberapa meter kemudian kau berkata lagi..
"lho, kok aneh ya, tadi nemu buah asem, sekarang nemu tangkil (melinjo), jangan-jangan memang kita ditakdirkan membuat sayur asem,"
lalu kau mulai bernyanyi..
"honesty..is such a lonely word..everyone is so untrue.."
lalu di akhir cerita, ketika aku menggigil kedinginan...
kak...
maaf...
aku tak tahu hatiku bisa tergelincir...tanganmu agak kasar, sorot matamu agak ragu...tapi kau tarik juga aku...
maaf...
maaf, aku suka kakak...
suka sekali...
tapi hari ini aku akan terjun dan menghancurkan kepalaku, akan kubeli yang baru di toko sebelah kampus,
hatiku, kalau masih ada, akan kuiris untuk dijadikan makanan anjing (anjing yang kita lihat ketika kita melewati sungai itu, hitam dan putih, besar, dan bisa melompat tinggi)
kakak lupakan aku saja ya?

3 Comments:

Blogger eighterz said...

Looks like someone found a new interesting guy who admire her.
hehehehehe

7:55 PM  
Blogger Miss Amazingly Alive's said...

no, 8erz, its all over,its better to supress the first desire than to statisfy all that follows it...

9:55 PM  
Blogger ramadhan el-faqr wal jahl said...

mungkin agak terlambat untuk mengetahui permintaanmu.
bisa saja, tapi sangat sulit.
kejujuran yang pahit, lebih berarti dari kebohongan semanis apapun itu.
manusia memang hanya bisa berusaha, sampai tiba pada titik ketika ia harus menyerah pada takdir.
tapi aku belum sampai pada titik itu!
masih ada titik-titik yang harus aku jalani. titik impian, titik kenyataan.
for now, i can't approve your wish...

9:10 AM  

Post a Comment

<< Home